Uli

Posted: May 5, 2012 in Teen Stories

Peristiwa subuh menyebabkan pergi ke masjid lalu tidur lagi. Sebelum jam delapan bangun lagi dan pergi memandikan diri. Berpakaian, bercermin walaupun aku sangat benci cermin, karena tidak menampakkan wajah asliku. melumasi rambut dengan minyak wangi dan menyemprot minyak rambut keseluruh badan. Udah ganteng dan wangi banget. Tinggal tunggu nih mau di kubur jam berapa.  Rencana mau kesekolah mendampingi murid-murid upacara. Tapi mama berkata lain “Ibal, ke pasar sana beli ikan!” oh tidak, haruskah aku kepasar membeli benda-benda mati itu. Aku akan bau amis nanti di sekolah. Ibu harus di taati. Kalau tidak di kutuk menjadi batu. Read the rest of this entry »

Saat Gempa Kemarin

Posted: April 15, 2012 in Uncategorized

Rabu 12 April 2012

Saat gempa kemarin terjadi saya sedang berada di kantor Pak Wan tempat ayah bekerja, bersama pak Firdaus yang baru menginstall People Roulette di Facebooknya. Saya sedang bermain Angry Birds Facebook sudah di level 23 mighty hoax. Sedang asyik-asyiknya gempa pun terjadi begitu dahsyat sehingga kami berdua harus meninggalkan bangunan ruko tersebut. Di luar kami lihat orang-orang sudah berdiri di depan rukonya masing-masing, para pengguna jalan sudah menghentikan mobilnya dan memarkir ketempat yang aman. Gempa masih terjadi. Pak Firdaus meminta hape saya untuk menelpon istri. Saya bilang hapeketinggalan di dalam ruko. Beliau mencari hape siapa saja demi istrinya. Akhirnya da seorang yang mau meminjamkannya tapi sia-sia, sinyal Telkomsel tidak ada. Sehingga beliau makin panik dan kembali ke ruko mengeluarkan motornya menuju rumah melihat istri.

Saya tidak punya istri, tapi juga harus pulang. Memacu motor berlawanan arah dengan warga yang panik menuju arah Bambi, saya ke arah laut kota Sigli. Di tengah kepanikan masyarakat tetap memberi saya jalan, karena memang jalan kota Sigli 2 jalur. Melihat kepanikan warga malah ada yang menangis, saya jadi teringat ibu. Makin kencang saya balap motor menuju rumah saya yang tidak jauh dari laut kota. Ibu saya tidak ada di rumah, adik saya yang paling kecil si Sableng sudah menangis sejadi-jadinya memanggil Ibu. Saya mencoba menelpon tapi jaringan tidak ada. Sempat saya bertanya kenapa komunikasinya di matikan di saat begini, saya juga sempat bernyanyi “mengapa terjadi perpisahan ini di kala gempaa, melebar sayapnya, mengapa kau pergi, di saat begini.. ohh telkomsel.

Masyarakat disini pun aneh-aneh ada yang bilang gempa gara-gara menang PA, adik saya yang sekolah di pesantren  muncul katanya ‘gempa ini terjadi karena banyak maksiat’  itu baru saya percaya karena ummat umat sebelum kita banyak di azab gara-gara berbuat maksiat kepada Allah. Muncul lagi pernyataan ahli astronomi, katanya kalau gempa di bulan ini. Akan terjadi perang di masa yang akan datang. Saja saja ada orang-orang ini. Read the rest of this entry »

Pemerintah Kita Galau

Posted: March 13, 2012 in Wierd Story

Belum habis luka kita melihat pemberitaan di televisi tentang perampasan tanah warga oleh PT-PT yang di backing oleh pemerintah. Kini muncul lagi kebijakan pemerintah yang ‘tidak bijak’ baru baru ini menaikkan harga BBM. Pukimak lah mereka, kita pilih untuk mewakili aspirasi kita tapi malah menyiksa kita. Dengan menaikkan harga BBM berarti sama saja menaikkan semua harga barang. Masih teringat di benak kita bagaimana dampak kenaikan harga BBM beberapa tahun lalu; naiknya harga BBM dari 2500 menjadi 4500 membuat harga nasi bungkus dari 4000 menjadi 7000 rupiah, harga kue di warung kopi dari 500 menjadi 1000 rupiah, padahal buat kue itu kan nggak pakek bensin, kok ikut-ikutan? Read the rest of this entry »

Reblogged from Guru Kreatif:

Click to visit the original post

Pembelajaran kreatif bisa dilakukan siapa saja. Pembelajaran kreatif senantiasa hadir pada kelas dimana kesiapan gurunya mengajar dan kesiapan muridnya belajar penuh alias keduanya saling mengisi dan bekerja sama. Dari sisi guru pembelajaran kreatif bisa dipandang menjadi dua hal. Ia bisa dipandang sebagai menambah beban pekerjaan, atau bisa juga dipandang sebagai sumber kepuasan sebagai seorang guru yang profesional. Berikut ini adalah prinsip yang saya selalu gunakan dalam menghadirkan pembelajaran di kelas.

Read more… 255 more words

Menulis Sebelas

Posted: March 1, 2012 in Uncategorized

Saat di umumkan bahwa tema lomba menulis essay untuk Milad FLP adalah angka 11, di kepala saya langsung berkecamuk 11 ide yang pertama idenya saya mau menulis bahwa saya punya 11 pacar! Itu jelas fiksi, lalu lewat lagi yang ke dua saya mau menulis kalau saya selalu memakai konstum nomer 11 kalau main bola! Itu fiksi juga, karena saya lebih suka nomer 13, Lalu ide ketiga 11 hari mencari cinta! Itu malah meniru-niru judul film. Ide keempat saya mau buat setelah 11 kali mengirim cerita ke Serambi baru saya di muat di daftar orang hilang; Telah meningalkan rumah anak kami Riazul usia 11 tahun,  tinggi 11 cm, berat 11 kg, ciri-ciri punya 11 jari tangan, punya 11 luka goresan di wajahnya, saat keluar rumah memakai 11 pasang baju, 11 pasang celana berbagai ukuran dan hanya membawa uang 11 ribu. Ah… terlalu norak. Ide kelima saya mau buat saya memelihara 11 ekor itik, semua ada namanya; Cech, Ivanovic, Terry, Ashley, Bosingwa, Mikel, Essien, Romeu, William, Drogba dan Torres. Read the rest of this entry »

Seiring dengan perkembangan kriminalitas di Indonesia yang di sebabkan oleh preman. Hari ini saya mengajar dengan kejam di kelas, kalau hari-hari yang lalu saya mengajar lemah lembut dan penuh tawa canda ria, hari ini tidak bisa di biarkan, kekalahan Chelsea atas Napoli harus di balas di dalam kelas, biar Napoli tau rasa. Maka dari itu kaum muslimin dan muslimat yang sudah kawin dan yang belum sunat  masyarakat murid di kelas saya hari ini saya akan kasih ulangan!

                Kita tarik nafas dulu, nafas pembagunan saya di pagi hari, maksudnya akan saya ceritakan dari pagi. Mula-mula saya minum kopi di pagi hari di warung kopi terkenal di kota ini, harga kopi yang naik membuat saya panic, terjadilah tidak cukup uang pas bayar kopi di kasir, maklum saya guru miskin jadilah saya berhutang di warung kopi terkenal itu seribu rupiah, niat kewarung kopi adalah niat yang mulia karena disana saya mencari bahan ajar 1 jam sebelum mengajar, kelas lain, bukan kelas yang akan saya kasih ulangan, karena saya masuk banyak kelas, bayangkan saja dalam seminggu saya harus masuk dua kelas?! Cukup banyak kan? Guru lain mah sedikit ada yang 8 kelas sampai 9 kelas. Read the rest of this entry »

Malam ini saya membaca 3 buku sekaligus,  KumCer Cinta Tak Pernah Menari karya Asma Nadia Catatan Hati Seorang Istri juga berasal dari pengarang yang sama tapi beliau menulis ini berdasarkan cerita ibu-ibu lain dan Why Men Don’t Listen and Women Can’t read maps  karangan Allan +Barbara Pease, satu buku saya buka pake tangan kiri, satu di tangan kanan dan satu lagi buka pake kedua kaki, bosan baca ini lihat yang itu, begitulah kerja saya kalau suntuk. Cinta tak pernah menari adalah kumpulan cerpen yang menggugah, ending-endingnya mengejutkan. Cerita yang pertama saya suka, menceritakan tentang Inge, seorang gadis yang merindukan pacar masa lalunya. Setelah 3 tahun berpisah, Inge mendapat nomer telepon ex-cowoknya itu. Rasa rindu ingin berbicara dengannya pun muncul, dia memegang gagang telepon dan di kepalanya muncul bayangan-bayangan apa yang akan di katakan dan jawaban pria itu, ternyata pas di telepon, cowok itu malah tak ingat lagi Inge itu siapa, dari mana dan kapan ketemunya.

            Menarik bukan? Mari kita tarik benang merahnya dengan buku Catatan Hati Seorang Istri, terus terang buku ini cewek banget, ya iyalah! judulnya saja Catatan Hati Seorang Istri, kalau catatan hati seorang suami baru bukunya cowok banget. Tapi jarang suami bikin catatan panjang-panjang, kalau di bikin pasti pendek begini contohnya; Read the rest of this entry »