Pendaftaran FLP Sigli

Posted: April 26, 2014 in Uncategorized

Kabar Gembira! Forum Lingkar Pena Wilayah Sigli  membuka kesempatan bagi teman-teman semua untuk ikut bergabung bersama kami. Adapun syarat-syaratnya adalah sebagai berikut:

1. Beragama Islam

2. Berdomisili di Sigli

3. Memiliki ketertarikan di dunia literasi

4. Mengerti dan berpengalaman di bidang organisasi

5. Bersedia untuk belajar dan mengikuti segala ketentuan yang ditetapkan FLP Wilayah Aceh Adapun ketentuannya adalah sebagai berikut: 1. Mengunduh formulir OR FLP Aceh 2014 disini

100 Mimpi Anak Muda

Posted: April 23, 2014 in Uncategorized, Wierd Story

100 Impian aku, ikut ikut Aslan dan Ibnu, tulis juga. kata Nuril tulis aja, dan semoga -seperti Aslan bilang- Samudra, semesta dan daerah-daerah ikut mendoakan

  1. Masuk Syurga
  2. Naik Haji
  3. Menjadi penulis terlucu di Indonesia
  4. Membuat satu buku pertahun
  5. Melakukan jejak rasul
  6. Mengunjungi Manchu Pichu
  7. Memancing di tempat yang banyak ikannya di Samudra Atlantik atau pasifik
  8. Menjadi pemateri lucu dan mengelilingi Indonesia untuk menebar kelucuan dan kebahagiaan
  9. Punya kolam ikan dan kolam renang sendiri di rumah
  10. Menikahi istri sendiri
  11. Punya rumah Aceh sendiri
  12. Membunuh semua nyamuk di dunia
  13. Membebaskan Palestina
  14. Mati Syahid
  15. Menjadi Imam Masjid di masa pensiun
  16. Menjadi penulis yang karyanya di minta media dan penerbit
  17. Mengubah Aceh menjadi hutan
  18. Ingin membasmi maksiat di Aceh
  19. Membuat perpustakaan yang menarik di setiap kota, dipenuhi buku sastra buku how to dan buku tulis
  20. Ingin membuat dunia pendidikan menarik
  21. Pergi ke Taj mahal
  22. Pegri ke Stonehedge
  23. Pergi ke Turki
  24. Membuat boneka Salju
  25. Ngaji Sanad sampai dapat sertifikat
  26. Ingin mengajar ngaji anak-anak
  27. Ingin punya mobil bebas emisi dan polusi
  28. Ingin salaman sama ronaldo lagi, kalo bisa kali ini foto bareng
  29. Ingin wisata kuliner sama pak bondan
  30. Mandi di Kolam renang tertinggi dunia
  31. Saya ingin punya lebih banyak teman
  32. Ingin s2
  33. Ingin membuat buku paling lucu sejagat
  34. Ingin memegang Llama
  35. Ingin mengubur diri di pasir Ottawa
  36. Ingin mandi di laut mati
  37. Inggin berdoa di gunung Tursina
  38. Ingin ke puing kapal nabi Nuh
  39. Ingin Masuk-masuk ke Piramida mesir
  40. Ingin bertemu Khalifah Endrogan
  41. Tidur di samping kuburan nabi
  42. Berdoa di Raudah, memohon ampun dari segala dosa
  43. Mengecingi Eiffel tower dan menara Pizza
  44. Mendayung sendiri perahu di kota Venezia
  45. Shalat di Masjid Al-Aqsa tanpa membayar kepada penjaga Yahudi
  46. Main Ski
  47. Naik Kuda
  48. Masuk Kompas
  49. Melihat ikan terbesar didunia dan berenang dengannya
  50. Berlarian dengan rusa
  51. Foto dengan Jerapah, kuda Nil dan Dinosaurus
  52. S3 saat sudah berkeluarga
  53. Mengenalkan Aceh kepada dunia
  54. Menangkap gurita dengan tangan sendiri atau tangan teman-teman
  55. Tidak akan pernah sekalipun menginjakkan kaki di Amerika
  56. Ingin menjadi ulama besar dan selalu pada jalan kebenaran
  57. Ingin membuat kebun rempah-rempah
  58. Ingin membawamu kemanapun aku pergi
  59. Ingin membikin sekolah sendiri atau rame-rame boleh juga, yang membikin anak-anak pintar tanpa menyusahkan orang tua mereka
  60. Ingin punya kebun buah sendiri, dan tidak mendekati buah kuldi
  61. Membuat banyak sekali video klip diri ditempat-tempat Indah
  62. Ingin punya banyak anak
  63. Ingin sesekali memutuskan aliran listrik di kantor atau rumah pejabat
  64. Ingin membuat jalan yang menghubungkan semua kabupaten di Aceh
  65. Ingin membuat buku mengispirasi orang agar menikmati hidupnya
  66. Ingin selalu shalat jamaah
  67. Bertemu Jhonny Deep
  68. Main film box Office
  69. Ke Disneyland dan Universal Studio
  70. Nonton bola Liga Eropa
  71. Ke Kremlin
  72. Ke Stadion Sapporro
  73. Lari-lari di tembok Cina
  74. Ke Bunaken
  75. Ke Borneo
  76. Ke Papua Nugini
  77. Ke Evergreen
  78. Ke Selandia baru
  79. Menari-nari bersama Shahrukh Khan, Ranbir kapoor dan Nuzrat Fateh Ali Khan
  80. Ke London, nonton konser FUN, Nonton Chelsea dan naik London Eye
  81. Ke Swiss, lihat binatang yang nyaman hidup dengan manusia
  82. Ke Finlandia, melihat cara bagaimana Negara pengekspor kayu terbesar ini mengelola hutan.
  83. Masuk kedalam Ka’bah
  84. Berkurban kambing yang dibeli dan dipelihara sendiri atau sama istri
  85. Menciptakan buku bagaimana mengajar yang baik
  86. Melompat ke kolam masjid raya
  87. Megislamkan bebepara orang, kalau bisa Cr7, Selena Gomez dan Jhonny Depp
  88. Menghantam botol sirup 88 kekepala pemimpin zalim
  89. Tidur di ayunan di tengah hutan
  90. Membangun rumah di dekat sungai yang jernih
  91. Meraih nobel perdamaian
  92. Meraih nobel lingkungan hidup
  93. Memegang piala Oscar
  94. Berenang di terusan Suez
  95. Membahagiakan Istri dan si beberapa buah hati
  96. Punya anak yang soleh dan soleha
  97. Ingin meninggal sebagai orang baik dan berjasa untuk negeri
  98. Ingin di pertemukan dan di tempatkan bersama Nabi dan sahabat dan orang-orang Shaleh
  99. Ingin di Ridhai Allah
  100. Dan lain-lain yang dianggap perlu

 

Sepertinya aku sudah tiga inagurasi disini. Lubuk Sukon di gedung Pelatihan di. Inagurasi adalah kata yang tidak aku tau arti. Tapi untuk apa arti yang penting isi. Tiga tahun lalu cinta kepada FLP bersemi. Karena aku belum punya istri. Belumlah cinta ini terbagi. Walaupun hari pertama makan ikan teri. Tapi yang penting happy.

FLP adalah organisasi. Yang telah megubah diri, menjadi lebih islami. Dari dunia yang centang perenang ini, dari tidak jelasnya perkembangan generasi. FLP memberikan sebuah solusi. Sebuah wadah menentang rusaknya remaja dan remaji. Menjadi remaja yang patuh pada Ilahi Rabbi. Maka dibuatlah Inagurasi.

Aku harus memukul mati, dua kerja yang kujalani. Tak apa dicaci maki, tidak apa disalahi. Tidak apa di omeli nanti. karena sebagai lelaki, kita harus berkorban demi yang kita cintai. Maka akulah pergi, berizinku pada Abi dan Ummi. Berjanji hanya absen mengantar adik sekolah dua hari, berjanji tidak menemani, mama kepasar dua pagi.

Berjanji pada musalla, tidak mengimami shalat Isya dua terbenam matahari. Berjanji pada jaringan wifi dan warung kopi. Dua malam mengundurkan diri. Setelah solat Ashri, pamit sama yang mengimami, akulah akan diri pergi.

Tiba disana dalam waktu sudah sore sekali, senyum sana sini dan tak sempat mandi. masuklah ke Aula Lubuk hati, kayaknya badan bau sekali. Diperkenalkan pula sebagai ketua FLP Sigli, di sebut namanya setelah kak Nuril Annisi. Apapulak si siti ini, aku jadi malu sendiri. Karena di Flp Sigli aku belum buat api-api.

Malamnya kami Qiamul Laili, itu QL pertamaku tahun ini. paginya disuruh jadi ispektur senam pagi, kalau disekolah itu aku paling tidak berani. Tapi disini semua orang-orangya baik sekali, terpaksa aku mau aja lagi. tak tau apa-apa sebenarnya tentang senam disubuh ini, hanya yang aku tau peregangan sebelum main bola kaki. Ya itu saja aku beri materi. Lagian orang – orang di planet ini diciptakan Allah Kreatif sekali, dan mereka tau apa yang mereka maui.

Maka hari-hari mereka mendapat materi, walaupun FLP tak punya banyak materi, materi untuk menghidupi diri, tapi FLP punya banyak materi untuk motivasi dan pengembangan diri.  salah satu pemateri yang aku tulisi adalah ini

Bahan bang Abu

  1. Membaca dan menulis adalah sebuah Ibadah
  2. Masuk dulu kedalam langkah-langkah menjadi mudah menulis
  3. 2 tipikal bakat penulis, kedaan yang di berikan langsung,
  4. Anggaplah menulis itu penting, sama pentingnya dengan bernapas
  5. Lihat duyu Seberapa penting tulisan anda, bayu tuyis
  6. Best seller, terkenal, banyak duit itu hanya efek samping
  7. Tulislah banyak-banyak men! Nanti best seller sendiri
  8. Practice make perfect
  9. Kita harus struggle dan berjuang
  10. Bayi 6 bulan perjuangan untuk berjalan
  11. 2 tahunan untuk berlari
  12. Ada kekuatan besar dalam diri kita,
  13. Coba cari lagi kegigihan anda saat bayi, saat belajar merangkak dan berlari
  14. Semua butuh proses
  15. Akan sampai masanya, kita akan menulis dengan gampang
  16. Yang membuat kita tidak bisa menulis adalah anda sendiri
  17. Jangan banyak kayi alasan
  18. Lepaskan tangan di hidung. Bebaskan diri dan menulis
  19. Jangan sering-sering berziarah ke masa lalu
  20. Jangan putus asa walaupun status anda tak ada yang like
  21. Jangan takut mengambil tantangan
  22. Menulislah seperti darah yang mengalir
  23.   Lascar pelangi gak dibuat dalam 3 bulan tapi tahunan
  24. Ketika anda ingin berubah maka aka nada hambatan2…
  25. Mengubah kebiasaan selama 6 bulan, maka anda akan menjadi penulis yang hebat
  26. Ubah dulu pemikiran kita, lihat kedalam
  27. Tulisan itu harus dari anda sendiri, pengalaman sendiri, menulis bukan dari orang lain

Pertanyaan-pertanyaan:

  1. Bosan menulis, kalo gak dapat ending, kapan waktu terbaik untuk menulis?
  2. Bagaimana cara menumbuhkan kesukaan menulis opini, esaai menulis juga?

Jawaban 1. Biarin, ending biar mengambang, bronies dibuat dalam kesalahan, jadi juga kue enak. Bosan adalah early warning,

Baca lagi, mundur lagi, baca lebih banyak lagi.

Penulis adalah pekerjaan yang anda sendiri menentukan waktunya.

Bosan muncul ketika kita melulu itu-itu saja kita tulis. Periksa konfliknya kalo fiksi. Menyerang ide-ide lain kalo ide kita tak ada lagi.

Jangan pernah meninggalkan anda kalau anda bosan.

 

Jangan pernah cari waktu, tulislah kapan saja walaupun dalam keramaian (penulis terkenal)

Tulislah sehari 3 halaman. Paksakan diri untuk menulis..

Geluti bidang yang anda cintai.

  1. Bagaimana jangan berada di baying-bayang penulis lain?

Tulis aja! Biarkan mengkopi cerita orang lain, tapi jangan sama kali. Penyampaian nya harus beda

Sringlah menulis yang gampang,. Mulai dari keluarga dulu.

Bersambung dulu, mau tidur!

Selamat Tinggal Rumah Kulkas

Posted: April 3, 2014 in Uncategorized

Seumur hidup keluarga aku, kulkasnya baru satu. Itupun kulkas yang rencananya di kasih untuk bupati ibu, dari kantor ayahku. Saat itu ibu bupati takmau, karena beliau sudah punya kulkas tentu. Lagian apa kata nia du, kalau kulkas tidak punya bupati ibu.

                Maka beradalah kulkas itu di dapur. Aku gunakan untuk mendinginkan bubur, menyembunyikan papan catur dan kalau kepanasan dikamar, dipakek untuk tidur.

                Kulkasnya sederhana, paling kecil dikelasnya. Lupa saya judulnya apa, karena banyak sudah stiker-stiker tertempel disana. Punyaku hanya stiker pemain bola, Vincenzo Montella dia punya nama. Dia striker AS Roma, tim kesukaaan aku sejak duduk dan berdiri dan lari-lari di TeKa.

                Berarti usia kulkas itu sudah genap 35 tahun. Sudah mengalami tiga kali perpindahan rumah dan sudah mengalami sekali Tsunami. Kenangan bersama kulkas hanya dinginnya es saat berbuka puasa. Kalau sebelum punya kulkas aku harus kerumah tetangga untuk belie s batu, kini dirumah juga adam tidak hanya es, batu juga banyak di taman.

                Kulkas pertama kali ditemukan oleh orang kantor aku di toko elektronik, ditemukan bersama kipas angin, strika, lampu pijar, kabel-kabel dan penjualnya yang sipit matanya. Makanya teman aku yang matanya sipit nama panggilannya pit.

                Tapi kulkas yang berbenda persegi empat diberdirikan di dekat gallon aqua terbalik dan mengeluarkan air panas dan dingin itu kini telah tiada, dia telah berkarat kakinya dan tidak bisa berdiri seperti sedia kala. Dia juga sering ngompol tidak sengaja dan membuat kita kedapur terpelesetlah kita.

                Dia adalah teman yang kupanggil sayang kadang-kadang, begini percakapannya:

“Sayang, kamu kenapa? Badan kamu kok dingin?” hastag #ngomongsamakulkas

Habis itu ada kawan aku yang komentar distatus itu

“Dasar jomblo!” Hastag #Nooffense #norasis #nomakeup

                Kulkas secara bahasa berasal dari kata Cool dan Cash yang berarti uang yang dingin. Kalau secara ilmiah berarti uang yang digunakan untuk membeli alat berbentuk kotak yang dingin. Kulkas marketing adalah benda gagal dikutup utara dan selatan karena penguin dan beruang kutup tidak bisa membaca dan mereka tidak tau cara membuka kulkasnya. Kasihan CEO kulkas di sana, dia terancam kehilangan pekerjaannya.

                Selamat tinggal kulkasku. Ada peribahasa menarik seputaran kulkas, yaitu kebingungan akan para pendiet yang memprotes tidak diperbolehkannya mereka makan dimalam hari oleh program dietnya, mereka berkata

“Kalau kami tak boleh makan dimalam hari, kenapa kulkas kalau kami buka ada lampunya?”

 

Sudah sampai disini, ada pertanyaaan?

 

Berikanlah dirimu sebuah momen kedamaian dan engkau akan mengerti betapa bodohnya terburu-buru itu. Belajarlah untuk hening, dan engkau akan mengetahui dirimu telah terlalu banyak bicara. Jadilah bijak dan engkau akan menyadari, dirimu telah terlalu keras menghakimi orang.

Quote  —  Posted: April 1, 2014 in Uncategorized, Wierd Story

 

          Kata Bang Din tetanggaku, saat tim voli kami kalah di kejuaraan antar kampung. Aku saat itu masih 11 tahun, dan kata-kata itu menghantuiku beberapa tahun kedepannya. Aku gagal dapat juara satu saat itu di SD, aku gagal jadi PASKIBRA, aku gagal masuk pramuka dan terlambat bisa naik sepeda.

          Masa SMP aku juga takut maju kedepan saat disuruh guru, aku selalu terbayang kata-kata bang Din. Selalu saat aku ingin melakukan sesuatu yang besar dalam hidupku, misalnya mendaftar lomba, mendaftar tim olahraga atau mendaftar jadi ketua kelas.

          Kelas dua SMP aku di daftarkan guru ikut lomba shalat Jenazah. Aku berontak dan menolak! Aku malah sampai menangis di depan kepala sekolah, aku berteriak

 “Aku tak bisa pak, aku tak bisa”

“Kamu bisa anakku, kamu pasti bisa” kata pak Riswanto, kepala sekolah kami

“Aku bisa pak?” tanyaku sambil mengelap air mata

“iya, tentu saja, asal kamu rajin latihan, pasti kamu bisa” katanya sambil membetulkan letak kacamata.

          Saat itu aku latihan dengan giat. Bacaan doa aku betulkan setiap malam. Malah saat ayahku sudah tidur, aku masih membacakan doa-doa di sampingnya. Dia Bangun dan berkata

“Ayah belum meninggal”

          Hasilnya bacaan aku malah lebih lancar dari yang di tunjuk jadi Imam shalat jenazah sama kepala sekolah. Hasilnya lagi, kami juara dua sekabupaten Pidie, kemudian kata-kata kamu bisa nak! Kamu pasti bisa lah terbayang di benakku, sehingga aku belajar paling rajin dan berhasil mendapat rangking, sampai aku lulus cumlaude, SMP hanya aku tempuh dalam tempo tiga tahun. Hebatkan?

          Intermission!

          Saat kuliah lain lagi perkara, kadang dosen-dosen kita itu asal bicara, beliau tidak tahu apa dampak yang akan disebabkan oleh kata-katanya. Saya pertama masuk di Bahasa Inggris 1. Dikata

“Kamu Rio, seumur hidup gak akan bisa bahasa Inggris” kata pak dosen. Saat itu aku salah menjawab pertanyaan beliau “Did you ever love me?” aku menjawab “I Do”  kata-kata itu membuatku malas, malas move on.

          Lalu saat hari pertama microteaching aku juga di katain sama dosen “Kamu tak ada jiwa mengajar” tapi kali ini saya tak mau termakan kata-kata yang melemahkan lagi, saya malah termotivasi untuk bisa mengajar.

Aku jadi teringat kata-kata  Gola Gong “Hanya orang-orang hebatlah yang layak berdiri diatas panggung dan berbicara kepada orang banyak” makanya aku mau buktikan pada ibu dosen itu aku bisa mengajar, bisa bahasa Inggris aku gak bisa buktikan pak, aku memang kurang sekali di tata bahasa Inggris.

Mengajar itu membutuhkan mental yang kuat, bahan yang akurat dan kesabaran. Maka aku hanya ingin menjadi guru yang dicintai anak murid dan menjadi teman mereka belajar. Alhamdullillah dengan mental dan keberanian yang kuat  aku juara tiga mengajar Ilmu agama berkurikulum 2013 di kota Sigli.

 

 

 

 

Hari pernikahan

bahagia itu sederhana, menjadi wali nikah untuk anak-anak kita

Image  —  Posted: April 1, 2014 in Uncategorized